DOA YANG DISUNAHKAN KETIKA MENYEMBELIH QURBAN

DOA YANG DISUNAHKAN KETIKA MENYEMBELIH QURBAN
Deskripsi

Dari Anas bin Malik,

أَنَّ النَّبِيَّ n كَانَ يُضَحِّي بِكَبْشَيْنِ أَقَرْنَيْنِ، وَيُسَمِّي، وَيُكَبِّرُ، وَيَضَعُ رِجْلَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا.

“Bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alai wa sallam berkurban dengan dua ekor kambing kibas bertanduk. Beliau menyebut nama Allah dan bertakbir, dan beliau meletakkan kaki beliau di atas dahi binatang itu.”

Dalam lafadz yang lain:

ذَبَحَهُمَا بِيَدِهِ

“Beliau menyembelihnya dengan tangan beliau sendiri.”

Dalam lafadz lain,

سَمِينَيْنِ

“Dua ekor kambing gemuk.”

Dan dalam riwayat Abu Awanah dalam kitab Shahihnya:

ثَمِينَيْنِ

“Dua ekor kambing mahal.”

Dan dalam riwayat Muslim:

وَيَقُولُ: بِسْمِ اللَّهِ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

Beliau membaca, “Bismillahi wallaahu akbar.”

 

Dalam hadits lain milik Muslim, dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha,

أَمَرَ بِكَبْشٍ أَقْرَنَ، يَطَأُ فِي سَوَادٍ، وَيَبْرُكُ فِي سَوَادٍ وَيَنْظُرُ فِي سَوَادٍ، فَأُتِيَ بِهِ لِيُضَحِّيَ بِهِ، فَقَالَ لَهَا: يَا عَائِشَةُ هَلُمِّي الْمُدْيَةَ ثُمَّ قَالَ: أَشْحِذِيهَا بِحَجَرٍ فَفَعَلَتْ، ثُمَّ أَخَذَهَا، وَأَخَذَهُ، فَأَضْجَعَهُ، ثُمَّ ذَبَحَهُ، ثُمَّ قَالَ: بِسْمِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ، وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ» ثُمَّ ضَحَّى بِهِ.

“Beliau Shallallahu ‘alai wa sallam menyuruh untuk dibawakan satu kambing kibas bertanduk, yang kaki, perut, dan sekitar matanya berwarna hitam. Maka dibawakanlah hewan itu kepada beliau. Beliau bersabda kepada Aisyah, ‘Wahai Aisyah, ambillah pisau!’ Kemudian beliau bersabda, ‘Asahlah dengan batu!’ Aisyah melaksanakannya. Setelah itu beliau mengambil pisau dan kambing tersebut, lalu membaringkannya, dan menyembelihnya seraya berdoa,‘Bismillah. Ya Allah! Terimalah (kurban ini) dari Muhammad, keluarganya, dan umatnya.’.

Imam ash-Shan’ani mengatakan, menjelaskan hadits ini,

“Hadits ini juga menunjukkan disunahkannya berdoa untuk diterimanya hewan sembelihan dan amalan-amalan yang lain. Al-Khalil (Ibrahim Alaihis Salam) dan yang disembelih (Ismail Alaihis Salam) berdoa ketika memakmurkan rumah Allah (Ka’bah), ‘Wahai Rab kami! Terimalah semua amalan dari kami.’(Al-Baqarah [2]: 127). Ibnu Majah meriwayatkan bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alai wa sallam berdoa ketika menyembelih dan menghadapkannya ke kiblat, ‘Aku hadapkan wajahku. Ya Allah! Terimalah dari Muhammad dan dari keluarganya.’ Hingga sampai pada kata ‘Dan saya adalah termasuk orang-orang muslim.’ Sabda beliau, ‘Dan keluarga Muhammad.’ Atau dalam lafadz lain, ‘Dari Muhammad dan keluarga Muhammad.’ Menunjukkan bahwa sembelihan cukup untuk seorang dan keluarganya, serta mereka semua mendapatkan pahala sembelihan itu.

Kesimpulannya, bagi orang yang menyembelih kurban, ia dianjurkan untuk membaca doa, yaitu:

بِسْمِ اللَّهِ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

 

Atau seperti juga yang dibaca oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hadits yang lain, yaitu:

بِسْمِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ ........

 “Bismillah. Ya Allah! Terimalah (kurban ini) dari ... (Menyebutkan namanya dan siapa saja yang akan disertakan olehnya)

Wallahu a’lam.

 

 

Sumber: Kitab Subulus Salam karya Imam ash-Shan’ani

Penyusun: Thayibul Ihsan, Lc.